Normalnya, kita kentut sekitar 5-15 kali setiap hari

Normalnya, kita kentut sekitar 5-15 kali setiap hari

Normalnya, kita kentut sekitar 5-15 kali setiap hari

Untuk sejumlah besar orang, buang angin atau kentut setiap hari sekitar 5-15 kali ialah suatu hal yang sangat memuakkan bagi banyak orang.. Walau sebenarnya untuk orang sakit, kentut menjadi penanda baik, penanda mekanisme pencernaan bekerja dengan normal.

Kentut adalah gas yang dikeluarkan badan secara alami. Gas yang dikeluarkan ini adalah sisi penting dan normal hasil mengolah makanan. Di saat usus merusak-mecah makanan jadi gizi, ada beberapa gas yang dibuat lalu dikeluarkan jadi kentut, seperti diambil WebMD.

Baca Juga: Ngilu Panggul Membuat Penderitanya Susah Duduk

Tiap manusia tentu pernah kentut. Itu sebab kentut adalah hal yang normal untuk manusia.

Kentut adalah pelepasan gas yang ada dalam perut. Bila kita tidak kentut, gas akan bergabung di perut kita.

Ini akan mengakibatkan perut kita kembung dan kita akan berasa tidak nyaman.

Karenanya, kentut adalah satu sinyal jika mekanisme pencernaan kita bekerja secara baik.

Nah, rupanya kentut tiap orang itu dapat berlainan, lo. Ada yang bau, ada yang tidak. Ada yang keluarkan suara, ada pula yang tidak.

Walau dipandang kotor, diambil dari Thoughtcatalog.com, kentut simpan bukti-bukti unik yang sejauh ini banyak tidak dikenali. Berikut penjelasannya:

  1. Kentut yang tidak berbau rupanya berawal dari udara yang tertelan.
  2. Ini disebabkan sayur ini memiliki kandungan asam sulfat dengan jumlah yang tinggi.
  3. Rerata seorang kentut lebih dari 10 kali satu hari.
  4. Kentut yang terlalu berlebih bisa memberikan indikasi permasalahan usus, seperti intoleransi pada susu atau gluten.
  5. Lelaki kentut seringkali dibanding wanita, kemungkinan dikarenakan oleh mereka makan bisa lebih cepat dari wanita, atau mereka condong kurang rasa malu untuk buang gas.
  6. Menghisap permen atau kunyah permen karet dapat membuat Anda berasa kembung atau bergas, menurut American College of Gastroenterology.
  7. Anda dapat membuat kentut Anda terbakar. Hidrogen yang dibuat waktu kentut, saat terkena api bisa membuat trick terbakar.
  8. Kotoran yang semakin besar mengakibatkan kentut bernada perlahan. Beberapa orang yang mempunyai lubang anus semakin besar condong untuk buang angin tanpa ada suara.
  9. Perusahaan Shreddies membuat baju spesial yang bisa memfilter kentut dan hilangkan berbau busuk kentut.

Beberapa orang yang berasa malu saat mengulas masalah kentut. Walau sebenarnya, keadaan klinis yang dikenali bernama flatus ini dirasakan oleh seluruh orang. Mengulas mengenai kentut dari sisi ilmiah itu wajib untuk menambahkan wacana kita.

Disamping itu, kamu dapat mengenali mengenai kesehatanmu melalui kentut, lho. Bagaimana dapat? Baca keterangan selengkapnya di sini!

  1. Brokoli dan kacang-kacangan ialah pemroduksi gas paling banyak

Beberapa macam makanan, seperti kubis, kol, brokoli dan kacang-kacangan bermanfaat untuk sehatkan mekanisme pencernaan, mengatur berat tubuh, mengendalikan kandungan gula darah dan cholesterol. Disamping itu, makanan ini kaya dengan serat, ujar situs The Healthy.

Di lain sisi, makanan ini mempunyai dampak negatif, yaitu membuat kita kerap kentut! Makanan itu ialah produsen gas dan pemroduksi karbohidrat namanya raffinose. Bakteri yang tinggal di aliran pencernaan akan mengkonsumsinya dan hasilkan gas selaku produk sambilan, terang Rebekah Gross, MD, seorang pakar gastroenterologi.

  1. Umumnya, kita kentut sekitar 5-15 kali setiap hari

Dalam satu hari, manusia dapat kentut sampai berapakah kali, sich? Menurut situs Healthline, normalnya kita akan kentut sekitar 5-15 kali setiap hari. Tidak perlu cemas, kentut ialah hal yang normal yang dirasakan oleh seluruh manusia dan penanda ada rutinitas bakteri di usus.

Walau demikian, kamu perlu berprasangka buruk bila kentut di atas 20 kali dalam satu hari. Bisa saja, ini ialah penanda perut kembung alias flatulence. Kentut terlalu berlebih ialah sinyal permasalahan kesehatan yang jangan diacuhkan.

  1. Kesetidakimbangan bakteri di pencernaan akan membuat kita kerap kentut

Tidak cuma perut kembung, kerap kentut disebabkan oleh kesetidakimbangan bakteri di aliran pencernaan, ujar situs The Healthy. Jika bakteri di pencernaan imbang, usus kecil akan kontraksi kuat untuk menggerakkan makanan ke usus besar.

Kebalikannya, beberapa keadaan spesifik dapat memacu kesetidakimbangan bakteri. Misalkan, infeksi, beberapa obat dan penyakit spesifik seperti diabetes. Jika ini berlangsung, bakteri di usus jadi tidak termonitor dan hasilkan gas tambahan.

  1. Kentut sering dapat dikarenakan oleh kandungan laktase yang rendah

Enzim laktase dibikin di usus kecil dan bekerja untuk merusak laktosa, gula yang diketemukan dalam susu. Gula ini akan dibagi jadi wujud yang lebih simpel dan dapat diserap oleh badan, papar situs The Healthy.

Kamu akan kesusahan lakukan ini bila kandungan laktase lebih rendah dari umumnya. Jika ini berlangsung, laktosa akan masuk di usus besar tanpa ada diolah, lalu diperpecah oleh bakteri dan membuat permasalahan gas berlangsung. Laktosa sendiri diketemukan di produk susu dan turunannya.

  1. Udara akan tertelan bila kita makan, minum atau bicara

Sehari-harinya, kita mengisap dan menelan banyak udara. Secara menyengaja atau mungkin tidak, udara akan tertelan bila kita makan, minum atau bicara. Makin cepat kita melakukan, makin banyak udara yang tertelan ke aliran pencernaan kita, tutur situs The Healthy.

Lalu, apa resikonya? Udara ini akan masuk di aliran pencernaan sisi bawah. Lantas, badan akan mengeluarkannya melalui bermacam langkah, seperti bersendawa atau kentut. Hmmm, baru mengetahui, ya?

  1. Bila kentutmu berbau, kemungkinan kamu mengonsumsi suatu hal yang memiliki kandungan sulfur

Kentut yang tidak bau umumnya memiliki kandungan kombinasi nitrogen, hidrogen, oksigen, karbondioksida dan metana, papar situs The Healthy. Sesaat, bila kentutmu berbau, kemungkinan kamu sudah mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan sulfur atau belerang.

Sulfur diketemukan di beberapa makanan, misalkan di telur. Telur mempunyai metionin, asam amino yang memiliki kandungan belerang, ujar situs Live Strong. Disamping itu, sulfur dapat diketemukan di beberapa sayur, seperti bawang merah, bawang putih, kembang kol, brokoli dan kubis.

  1. Penyakit seliaka dan sindrom iritasi usus besar dapat hasilkan banyak gas

Bukan hanya makanan yang membuat kamu kerap kentut, dan juga penyakit spesifik. Misalkan, penyakit seliaka dan sindrom iritasi usus besar. Bagaimana keterangan selengkapnya?

Sama dengan suling, makin kecil dan sedikit lubang suling yang terbuka maka hasilkan suara yang tinggi dan melengking.

Sesaat, bila kita buka seluruh lubang suling itu, karena itu suara yang dibuat rendah dan besar.

Sindrom iritasi usus besar membuat kontraksi otot dari perut ke rektum bertambah lebih kuat. Ini dapat memacu kembung, diare dan gas terlalu berlebih, papar situs The Healthy. Penyakit seliaka juga mengakibatkan hal sama dan membuat kita seringkali kentut.

Nah, itu keadaan kesehatan yang dapat terdeteksi melalui kentut. Siapa kira, rupanya kentut benar-benar bermanfaat dan berperanan penting?